Membangun backend LDAP di linux Debian dengan satu perintah

Membangun backend LDAP di linux Debian dengan satu perintah

Selamat malam linuxer dan pengguna Linux di indonesia, akhirnya kita telah melewati tahap konfigurasi TLS LDAP Server di Linux Debian lihat Disni untuk keterangan lengkapnya pada artikel tersebut kita telah menyinggung bagaimana menggunakan perintah2 Linux agar konfigurasi TLS LDAP  bisa berjalan dengan baik, namum bukan hanya dari segi keamanan untuk bisa membuat LDAP server kita menjadi powerfull, tetapi di dalam LDAP ada yang namanya konfigurasi Database sebelum kita memilih dan menginstal database pada LDAP, tentu ada tahap dan jenis aplikasi database yang akan kita gunakan.

Tentu ini sangat penting sekali agar database Backend nantinya akan berjalan, sebenarnya sedikit sekali perintah yang akan kita gunakan disini yang kita perlukan hanya menginstal aplikasi Backend hdb. kalau begitu saya akan mejelaskan cara instalasinya dan menggunakan untuk membangun Backend di LDAP linux debian .

Backend LDAP di linux Debian

Secara umum , slapd telah menggunakan bdb sebagai aplikasi backend database. Sebab dalam hal ini diatur oleh direktif backend. Tetapi sebetulnya Open LDAP bisa juga menggunakan aplikasi database lain. Ada beberapa tipe database yang bisa digunakan oleh Open LDAP diantaranya adalah bdb, dnserv, hdb, Idbm, dan config. Sebagai contohnya, untuk bisa menggunakan backend hdb, perlu meggunakan baris perintah berikut ini

Membangun backend LDAP di linux Debian dengan satu perintah

Secara default, pada  Debian akan menggunakan hdb, Tetapi untuk Ubuntu secara default menggunakan bdb. Sebenaarnya Tidak ada perbedaan yang besar  antara kedua database tersebut hanya saja hdb merupakan database bdb yang menggunakan layout hirarki.